Karya Ersada Tarigan ( Aktivis Lingkungan Hidup & Owners Saung Aren )

Berawal dari sesama pecinta alam dari kampus dan aktivis organisasi lingkungan hidup, kami mulai persahabatan di Klub Indonesia Hijau yang bernaung di Yayasan Indonesia Hijau, Cikaret. Bogor Jawa Barat di awal tahun 1980-an.

Banyak bahkan terlalu banyak aktivitas tentang kepencinta alam dan lingkungan hidup yang bermuara pada penyelamat bumi dan kesejahteraan masyarakat yang dilakukannya di saat kita masih dininabobok oleh perusakan lingkungan maupun perambahan hutan atas dasar Ekonomi dan Pembangunan yang tidak berpihak pada masyarakat.

Legenda LSM Indonesia itulah Abdon Nababan, hampir semua Organisasi Non-Pemerintah yang bergerak dibidang Lingkungan Hidup atau HAM dll.. Selalu ada sentuhan pemikiran bahkan didirikannya.

Dulu ketika aku pernah aktif di WALHI dan SKEPHI di akhir tahun 1980-an hingga pertengahan tahun 1990-an kami mulai bersinggungan beberapa kegiatan.

Acap kali ke Jakarta tempat Abdon Nababan jadi tempat penginapan, dan ini juga berlaku untuk para aktivis lainnya, memanfaatkan kegiatan untuk bertemu sesama kawan pergerakan.

Suatu ketika, penampilan Abdon Nababan terlihat parlente ternyata sebuah Organisasi telah terbentuk, tak terbayang bagaimana caranya dia bisa mengajak, Dea Sudarman, Mari E Pangestu, Felia Salim, Desi Anwar.

Para Selebritis dan tokoh perempuan Indonesia yang berpengaruh ikut lebur dalam organisasi yang memikirkan dan mewujudkan kelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ternyata kepiawaian yang berpadu dangan kebijaksanaan untuk mengajak orang berkerjasama itu sudah ada sejak Abdon Nababan Mahasiswa.

Dibuktikan pada waktu kami mendaki Gunung Sibayak, saat itu stuasi bis Sinabung Jaya msh di Pajak Peringgan……sssstt.

Pemikiran, integritas dan dedikasinya tak perlu diragukan, Aktivitas LSM Telapak yang kemudian diikuti dengan mewujukan Cafe Telapak di Baranang Siang .

Bogor, adalah salah model organisasi non-pemerintah yang berupaya mandiri di bidang pendanaan dengan membuka bidang usaha.

Keprihatinan terhadap kondisi kritis hutan Indonesia disikapinya dengan Forest Wacht Indonesia dan kepeduliannya terhadap masyarakat adat yang selalu dipinggirkan disikapinya dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara.

Selalu gerakan pemikiran intelektual dikedepankan oleh Abdon Nababan dengan keberpihakan yang jelas, kesejahteraan masyarakat dan pelestarian alam.

Yang pasti, rekam jejak persahabatan yang berawal dari aktivitas pecinta alam dangan domisili yang berjauhan.

Aku di KOMPAS USU Medan dengan Abdon Nababan di LAWALATA IPB Bogor, Saya merekomendasikan bahwa Abdon Nababan layak untuk dipilih sebagai Anggota DPD RI 2024-2029.

Perjalanan sejarah Abdon Nababan sudah jelas dan pasti, populer dikalangan elite politik, tidak hanya di kota-kota besar di Indonesia di Kampung-kampung pun selalu ada masyarakat yang mengenal dan mengetahuinya.

Bahkan dunia pun mengakui eksistensi penerima Ramon Magasaysay Award ini.

Adalah kesalahan terbesar jika masyarakat Sumatera Utara tidak memilih dan menjadikan Abdon Nababan sebagai Anggota DPD RI 2024 – 2029…..!

Karya Ersada Tarigan
Aktivis Lingkungan Hidup & Owners Saung Aren
https://www.facebook.com/karya.ersada?mibextid=ZbWKwL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *